Intensitas dan Kerapatan Energi Gelombang Suara Dalam Cairan serta Tingkat Tekanan Suara

Pada kali ini kita akan membahas mengenai intensitas dan kerapatan energi gelombang suara dalam cairan, serta tingkatan tekanan suara yang diberikan. 2 hal tersebut yang kami suguhkan ini adalah terjemahan dari buku karangan Heinrich Kuttruff dengan judul buku Acoustics - An Introduction Chapter 3.4 dan 3.5. Banyak hal yang ada pada artikel di bawah ini yang mungkin masih kurang dan perlu kritik saran, dan semoga yang saya suguhkan ini bermanfaat. Selamat membaca,,

Intensitas Dan Kerapatan Energi Gelombang Suara Dalam Cairan

Setiap gerak yang berosilasi mempunyai energi, yaitu, energi kinetik yang tersimpan dalam elemen massa, dan energi potensial yang tersimpan dalam pegas mewakili gaya pemulih. Hal yang sama berlaku untuk gerakan partikel dalam gelombang suara.

Besar energi gelombang suara per satuan volume disebut kerapatan energi. Saat gelombang bergerak melalui medium, gelombang itu mengangkut energi yang terkandung di dalamnya. Aliran energi ditandai dengan adanya ‘intensitas suara’, kadang-kadang juga disebut ‘kerapatan fluks energi’, yang mungkin bahkan lebih ilustratif lagi. Kami mengerti oleh kuantitas energi yang melewati per detik melalui jendela imajiner dari satuan luas yang tegak lurus terhadap arah di mana gelombang bergerak. Gambar 3.4 menunjukkan sebuah jendela dengan luas dS; energi saat berjalan melalui jendela di waktu t terdapat dalam elemen volume dV = cdtdS (berlari) di belakang jendela.

__________________________

selengkapnya > download di sini

__________________________

Tingkat Tekanan Suara

Pada Bagian 3.3 disebutkan bahwa fluktuasi tekanan yang terjadi di gelombang suara sangat kecil dibandingkan dengan tekanan udara atmosfer normal. Dengan demikian, variasi tekanan sedikit pun yang hanya bisa dilihat dengan jelas sebagai suara adalah sekitar Pa = . Batas atas sensasi pendengaran yang berguna adalah apa yang disebut dengan ambang rasa sakit. Tekanan suara yang sesuai untuk nilai ini adalah urutan 20 Pa yang masih sangat kecil dibandingkan dengan tekanan atmosfer (≈ 105 Pa). Hal ini sangat luar biasa bahwa pendengaran kita telah mencapai sensitivitas yang tinggi dan mampu memproses sinyal suara dengan tekanan suara yang mencakup sekitar enam tingkatan. Oleh karena itu lebih tepat menggunakan logaritma suara tekanan sebagai ukuran kekuatan suara:

picture1

__________________________

selengkapnya > download disini

__________________________



Membuat Energi Hijau dari Gelombang Laut


ga52-2Pemanasan global merupakan sebuah hal yang menjadi perhatian semua orang pada saat ini. Karena pemansaan global sangat berdampak dan membuat perubahan iklim yang tidak lazim.Sehingga perubahan iklim yang disebabkan oleh pemanasan global tersebut menjadi sebuah perhatian orang dimanapun berada. Mereka juga sangat memperhatikan tentang krisis lingkungan yang terutama terjadi karena disebabkan oleh pembakaran bahan bakar fosil untuk menghasilkan listrik. Pembangkit listrik batu bara menghasilkan gas karbon dioksida dalam jumlah banyak. Sebenarnya, sumber daya berkelanjutan dan ramah lingkungan saat ini banyak tersedia. Salah satu teknologi berkelanjutan itu adalah Daya Kinetik Ombak, sebuah teknologi yang sudah diterapkan atau dikembangkan di beberapa negara.

ga52-3Sebagai contoh, perusahaan Firlandia Energi-AW menghasilkan alat energi ombak yang disebut WaveRoller, yang tergantung pada gelombang dasar laut untuk menghasilkan tenaga listrik. Inspirasi teknologi hijau ini ditemukan pada tahun 1993 ketika pendiri perusahaan dan penyelam professional, Rauno Koivusaari sedang menyelam di Lautan Baltik. Ketika ia menemukan kapal rusak, hampir saja ia tertabrak oleh pintu yang bergerak menutup dan membuka dikarenakan gerakan gelombang air di dasar laut. Melihat kejadian ini membuat Mr. Koivusaari berpikir untuk memproduksi energi dengan memanfaatkan gelombang dasar laut, dan rasa penasarannya itu mendorongnya untuk menciptakan Energi AW sebagai rasa ingin tahunya untuk menciptakan Energi AW.

image31Pendekatan Energi AW menggunakan gelombang dasar atau gerakan air di bawah permukaan laut. Untuk melakukan ini, WaveRolLers (Gulungan Ombak) atau beberapa plat diletakkan di dasar laut sehingga bergerak maju dan mundur. Gaya gelombang laut pada alat itu akan menghasilkan energi yang dapat kita hubungkan dengan pompa piston sehingga dengan generator listrik di darat energi itu dapat diubah menjadi energi listrik.

images22Menurut perusahaan itu, teknik Gulungan Ombak ini berbeda dengan teknologi kelautan yang lain karena teknologi ini tidak terlihat, tidak menimbulkan polusi suara dan tidak terpengaruh oleh badai yang mungkin terjadi. Energi-AW juga menyatakan bahwa peralatan dan bahan-bahan yang digunakan untuk membuat WaveRollers tidak mencemari lingkungan. Misalkan, mereka menggunakan minyak yang dibuat dari tanaman pada peralatan hidrolik yang digunakan pada sistem generator ombak yang inovatif ini.

Akhir-akhir ini, perusahaan ini melakukan uji coba di Pantai Peniche, Portugal dengan target utamanya adalah menghasilkan energi 10 megawaat dari WaveRoller di perariran Portugal dalam kurun waktu dua tahun ini. Sesuai dengan pendekatan perusahaannya, pemimpin Energi AW, Bapak Tuomo Hyysalo berkata, “Telah diperkirakan bahwa energi ombak ini mempunyai kemampuan menyumbang 10 persen dari keseluruhan kebutuhan listrik secara global tanpa menghasilkan emisi CO2. Lebih lanjut, gelombang dasar yang terjadi dekat pantai yang digunakan oleh WaveRoller merupakan sumber energi yang mudah didapatkan di mana-mana karena terdapat di sepanjang garis pantai.”

Kerajaimages8an Inggris merupakan salah satu negara yang memanfaatkan energi abadi yang ramah lingkungan ini. Sebuah perusaahan Inggris, Marine Current Turbines Limited (MCT) sedang dalam proses untuk memasang 12 megawaat sistem energi ombak Seagen di Stangford Lough di Pantai Irlandia Utara. Sistem ini terdiri atas 20 turbin kembar yang panjangnya 20 m dan dipancakan pada sumbu vertikal pada lempeng laut. Kecepatan ombak di daerah ini menyebabkan turbin itu berputar dengan kecepaan 10 sampai 20 kali per menit sehingga para ahli mengatakan bahwa hal ini tak akan berpengaruh terhadap hewan-hewan laut. Proyek ini dijadwalkan akan selesai sebelum musim panas 2008, dan jika berhasil maka perusahaan ini berencana untuk membuat pembangkit energi ombak di sepanjang pantai Inggris sehingga diharapkan pada akhirnya dapat memenuhi 15 hingga 20 persen kebutuhan negara itu terhadap teknologi yang hijau. Sebagai peserta yang ikut menandatangani Protokol Kyoto, Inggris telah mengeluarkan undang-undang agar dapat membuat langkah yang sesuai dengah hal itu.

Sebuah proyek energi kinetik ombak yang lain di Atlantik juga terdapat di New York, AS, yaitu Roosevelt Island Tidal Energy (RITE), yang saat ini telah membangkitkan 1.000 kilowatt energi hijau setiap hari. RITE diakui sebagai pembangkit energi kinetik ombak aliran bebas yang pertama. Proyek ini masih dalam fase uji coba tetapi setelah selesai diharapkan telah terpasang 200 turbin di dasar Sungai Timur sehingga dapat membangkitkan energi listrik sebesar 10 megawatt untuk penduduk Kota New York. Sebelum tahun 2013, sekitar 25 persen energi yang digunakan di kota itu dihasilkan oleh energi ombak.

aqDalam masa-masa genting perubahaan iklim yang disebabkan oleh ulah manusia dalam menimbulkan pemanasan global, adalah sangat penting agar kita menggunakan semua daya kita untuk mengurangi emisi CO2. Tentu saja agar kita dapat memenuhi keinginan manusia untuk mengurangi ketergantungan mereka terhadap energi yang berasal dari bahan bakar fosil maka kita harus mulai menggunakan alternatif sumber energi berkelanjutan. Pemecahan bagi masalah pemanasan global sudah ada tetapi perlu diimplementasikan dalam skala yang luas oleh semua pemerintah dan negara di seluruh dunia. Oleh karena itu, marilah kita membuat suara hati kita terbuka dan melakukan perubahan sebelum semuanya terlambat.

Referensi
http://www.dec.ny.gov/environmentdec/35380.html
http://www.devinetarbell.com/alternative_energy/ren_profiles/tidal_1.htm
http://www.greenupandgo.com/renewable-energy/waverollers-the-future-of-power-generation/
http://technology.newscientist.com/article.ns?id=dn12519&feedId=tech_rss20
http://www.seageneration.co.uk/project-background.asp



Konsep Gelombang Elekromagnetik Sebagai Dasar Penginderaan Jauh

images51Penginderaan Jauh merupakan salah satu cabang ilmu yang digunakan untuk memperoleh informasi-informasi dari permukaan bumi tanpa kontak secara langsung di permukaan  bumi. Penginderaan jauh dilakukan dengan teknik perekaman energiyang dipantulkan, dipancarkan,  memproses, menganalisa dan memanfaatkan energi tersebut menjadi sebuah data informasi yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan.

Ada beberapa hal penting dalam penginderaan jauh yaitu :
•    Sumber energi yang merupakan hal utama yang diperlukan dalam penginderaan jauh sebagai penyedia enegi yang dipancarkan.
•    Radiasi dan atmosfer, Sebagai perjalanan energi dari sumber ke target.
•    Interaksi energi dengan Target
•    Perekaman energi oleh sensor
•    Transmisi energi dari sumber ke sensor
•    Interpretasi dan analisis data hasil perekaman
•    Aplikasi

imagesBanyak pakar memberi batasan, penginderaan jauh hanya mencakup pemanfaatan gelombang elektromaknetik saja, sedangkan penginderaan yang memanfaatkan sifat fisik bumi seperti kemaknitan, gaya berat dan seismik tidak termasuk dalam klasifikasi ini. Namun sebagian pakar memasukkan pengukuran sifat fisik bumi ke dalam lingkup penginderaan jauh. Dengan dasar konsep tersebut penginderaan jauh berkembang dalam bentuk pemrotretan muka bumi melalui wahana pesawat terbang yang menghasilkan foto udara dan bentuk penginderaan jauh berteknologi satelit yang mendasarkan pada konsep gelombang elektomagnetis. Dalam perkembangannya saat ini, dengan adanya teknologi satelit berresolusi tinggi, pengenalan sifat fisik dan bentuk obyek dipermukaan bumi secara individual juga dapat dilakukan.
images4Pada dasarnya teknologi pemotretan udara dan penginderaan jauh berteknologi satelit adalah suatu teknologi yang merekam interaksi sinar/berkas cahaya yang berasal dari sinar matahari dan benda/obyek di permukaan bumi. Pantulan sinar matahari dari benda/obyek di permukaan bumi ditangkap oleh kamera/sensor, tiap benda/obyek memberikan nilai pantul yang berbeda sesuai dengan sifatnya. Pada pemotretan udara rekaman dilakukan dengan media seluloid/film, sedangkan penginderaan jauh melalui media pita magnetik dalam bentuk sinyal-sinyal digital. Dalam perkembangannya batasan tersebut menjadi tidak jelas karena rekaman potret udarapun seringkali dilakukan dalam bentuk digital pula.
images6Dalam penginderaan jauh sinar matahari dijadikan sumber energi yang dimanfaatkan dalam “pemotretan” muka bumi. Sinar matahari yang dipancarkan ke permukaan bumi sebagian dipantulkan kembali ke angkasa, besarnya nilai pantul ditangkap/direkam oleh kamera/scanner/alat perekam lain dalam bentuk sinyal energi. Benda – benda di permukaan bumi yang berbeda sifatnya akan memantulkan nilai (prosentase) pantulan yang berbeda dan direkam dalam bentuk sinyal analog (potret) dan sinyal digital (angka) yang selanjutnya divisualisasikan dalam bentuk gambar (citra). Perbedaan nilai pantul ini yang antara lain digunakan untuk membedakan satu benda dengan benda lain pada foto udara atau citra satelit.
Uraian dari paragraf diatas menjelaskan bagaimana proses penginderaan jauh tersebut secara umum. Suatu obyek dapat terrekam pada sebuah citra dikarenakan adanya ”penghantar informasi” yang berasal dari sumber energi ke sensor penerima. ”Penghantar informasi” ini adalah sinar matahari yang pada dasarnya adalah gelombang elektromagnetik.

Panjang Gelombang dan Frekuensi
images1Radiasi gelombang elektromagnetik terdiri dari bidang elektris (E) dan bidang magnetik (M). Bidang elektris memiliki variasi magnitude searah dengan arah datangnya radiasi. Dua hal tersebut bergerak dalam kecepatan cahaya. Karakteristik lain yang sangat penting dalam penginderaan jauh adalah pemahaman tentang panjang gelombag (wave length ) dan frekuensi.

Panjang gelombang ( L ) adalah panjang dari satu putaran gelombang yang dapat dihitung antara puncak gelombang satu ke puncak gelombang berikutnya. Panjang gelombang diukur denga satuan meter (m) dengan beberapa turunannya yaitu n anometres (nm, 10 -9 metres), micrometres ( µ m, 10 -6 metres) or centimetres (cm, 10 -2 metres). Frekuensi adalah jumlah gelombang dalam satu satuan waktu. Frekuensi diukur dalam satuan hertz (Hz) yang sama dengan jumlah putaran per detik.
Kaitan panjang gelombang dan frekuensi dituliskan dalam formula berikut :
c = L v
c = kecepatan cahaya (3 x 10 6 m/s)
L = panjang gelombang (m)
v = frekuensi ( Hz)
Panjang gelombang dan frekuensi menjadi dasar pertimbangan pemilihan saluran elektromagnetik dalam penginderaan jauh. Sifat dari gelombang elektromagnetik secara umum adalah sebagai berikut :

1.     Semakin panjang suatu gelombang daya tembusnya terhadap obyek semakin besar.
Suara radio dapat didengar dari ruangan lain, tetapi mungkin tidak terlihat dari ruangan lain tersebut. Hal ini dikarenakan gelombang suara dapat menembus obyek pemisah ruangan, sedangkan sinar sebagai penghantar informasi obyek ke mata, tidak dapat menembus obyek tersebut. Gelombang suara miliki panjang gelombang yang lebih panjang dari pada gelombang sinar. Untuk lebih jelas, silakan baca pada sub bab berikutnya ( Spektrum Gelombang Elektromagnetik yang digunakan Penginderaan Jauh).
Panjang gelombang pendek semakin peka terhadap hamburan atmosferik ( rayleigh , mie , serta partikel debu). Oleh karena itu, maka penginderaan jauh yang melakukan pemantauan atmosfer sepert NOAA, AVHRR, dan satelit cuaca lainnya banyak menggunakan spektrum gelombang pendek. Dengan spektrum ini sebaran hamburan atmosferik dapat dianalisis dengan baik.

2.     Semakin panjang suatu gelombang, suhu laten semakin rendah
Secara mudah hal ini dapat dilihat pada kompor di dapur yang menyala. Api kompor yang berwarna biru memiliki panas yang lebih tinggi dibandingkan api kompor yang warnanya merah. Contoh lain adalah api pada ujung las. Las tidak dapat digunakan untuk menyambung besi pada saat api masih berwarna merah. Suhu api las perlu di tinggikan dengan membuka kran tekanan. Pada saat kran dibuka, warna api berangsur akan berubah dari merah ke kuning, hijau, biru hingga suatu saat api tersebut tidak nampak karena mencapai panjang gelombang sedikit dibawah batas kemampuan mata (0,4 µ m) .
Dalam penginderaan jauh hal ini digunakan untuk perabaan panas seperti kebakaran hutan, pemantauan kebocoran pipa bawah permukaan, sebaran pencemaran pada air laut, pusat panas bumi, sumber erupsi, dan lain-lain. Saluran 6 dari satelit Landsat TM adalah contoh citra satelit yang menggunakan panjang gelombang thermal.

Spektrum Gelombang Elektromagnetik yang digunakan Penginderaan Jauh
Gelombang elektromagnetik memiliki spektrum yang sangat luas. Hanya sebagian kecil dari spektrum gelombang elektromagnetik yang berupa berkas cahaya dapat dilihat oleh mata manusia, yaitu yang dikenal sebagai gelombang tampak ( visible spectrum ). Spektrum yang dapat dilihat oleh mata manusia ini terrentang dari 0,4 µm hingga 0,7 µm yang dapat dilihat pada warna pelangi. Spektrum tampak ini yang digunakan pada penginderaan jauh foto udara. Rentangan dari spektrum dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

images3Dari masing-masing gambar terdapat tiga diagram batang. Batang paling kiri menggambarkan rentang spektrum keseluruhan. Pada diagram tersebut tergambar rentangan spektral terbentang dari gelombang pendek yang berupa sinar Gamma, hingga gelombang panjang yang berupa gelombang radio. Spektrum gelombang pendek dari sinar Gamma, sinar X, dan Ultra Violet banyak digunakan pada bidang kesehatan. Penginderaan jauh pada umumnya menggunakan spektrum tampak hingga spektum infra merah. Foto udara menggunakan gelombang elektromagnetik pada spektrum tampak ini. Perluasan dari spektrum tampak tersebut adalah spektrum infra merah yang digunakan pada berbagai satelit sumber daya seperti Landsat, SPOT, Ikonos, dan Quick Bird.
Dalam aplikasi di lapangan, penginderaan jauh dimanfaatkan untuk membantu analisis morfologi lahan, sumberdaya bawah permukaan, serta militer. Pada sistem penginderaan ini digunakan spektrum gelombang yang lebih panjang. Spekrum ini adalah spektrum gelombang mikro (Micro wave) atau sering disebut dengan gelombang radar. Spektrum ini dapat ”melihat” obyek dibawah permukaan, yang jauhnya ditentukan oleh panjang gelombang itu sendiri.


Dahsyatnya Elektromagnetik

Begitu dahsyatnya sehingga para ilmuwan di NASA (National Aeronautics and Space Admistration) mulai berpikir untuk memanfaatkannya sebagai tenaga yang bisa ‘melemparkan’ pesawat luar angkasa ke luar atmosfer bumi! Kenapa sampai muncul ide ini? Bukankah mesin roket yang biasanya digunakan untuk mengirim pesawat-pesawat ke luar bumi sudah cukup berhasil? Sebenarnya semua mesin roket yang sudah digunakan maupun yang sedang dikembangkan saat ini tetap membutuhkan bahan khusus sebagai pendorongnya. Bahan-bahan propellant ini bisa berupa bahan kimia seperti yang sudah banyak digunakan, bisa juga berupa hasil reaksi fusi nuklir yang teknologinya dikembangkan di awal abad 21 ini. Ada lagi berbagai teknologi inovatif seperti light propulsion dan antimatter propulsion.

Penggunaan propellant ini sebenarnya sangat membatasi kecepatan dan jarak maksimum yang dapat dicapai pesawat. Karena itulah muncul ide untuk mengirimkan pesawat luar
angkasa menggunakan teknologi yang sama sekali tidak melibatkan propellant. Sistem apa yang bisa ‘melemparkan’ pesawat yang begitu besar dan berat ke luar angkasa tanpa menggunakan propellant sama sekali? Hanya Elektromagnetika yang bisa menjawabnya!

Elektromagnetika merupakan penggabungan listrik dan magnet. Sewaktu kita mengalirkan listrik pada sebuah kawat kita bisa menciptakan medan magnet. Listrik dan magnet benar-benar tidak terpisahkan kecuali dalam superkonduktor tipe I yang menunjukkan Efek Meissner (bahan superkonduktor dapat meniadakan medan magnet sampai pada batas tertentu). Ini bisa dibuktikan dengan cara meletakkan kompas di dekat kawat tersebut. Jarum penunjuk pada kompas akan bergerak karena kompas mendeteksi adanya medan magnet. Elektromagnetika
sudah banyak dimanfaatkan dalam membuat mesin motor, kaset, video, speaker (alat pengeras suara), dan sebagainya. Sekarang giliran proyek luar angkasa yang ingin memanfaatkan kedahsyatannya!

David Goodwin dari Office of High Energy and Nuclear Physics di Amerika adalah orang yang mengusulkan ide electromagnetic propulsion ini. Saat sebuah elektromagnet didinginkan sampai suhu sangat rendah terjadi sesuatu yang ‘tidak biasa’. Jika kita mengalirkan listrik pada magnet yang super dingin tersebut kita bisa mengamati terjadinya getaran (vibration) selama beberapa nanodetik (1nanodetik = 10-9 detik) sebelum magnet itu menjadi superkonduktor. Menurut Goodwin, walaupun getaran ini terjadi hanya selama beberapa nanodetik saja, kita tetap dapat memanfaatkan keadaan unsteady state (belum tercapainya keadaan tunak) ini. Jika getaran-getaran yang tercipta ini dapat diarahkan ke satu arah yang sama maka kita bisa mendapatkan kekuatan yang cukup untuk ‘melempar’ sebuah pesawat ruang angkasa. Kekuatan ini tidak hanya cukup untuk ‘melempar’ secara asal-asalan, tetapi justru pesawat ruang angkasa bisa mencapai jarak maksimum yang lebih jauh dengan kecepatan yang lebih tinggi dari segala macam pesawat yang menggunakan propellant.

Untuk menerangkan idenya, Goodwin menggunakan kumparan kawat (solenoid) yang disusun dari kawat magnet superkonduktor yang dililitkan pada batang logam berbentuk silinder. Kawat magnetik yang digunakan adalah logam paduan niobium dan timah. Elektromagnet ini menjadi bahan superkonduktor setelah didinginkan menggunakan helium cair sampai temperatur 4 K (-269oC). Pelat logam di bawah solenoida berfungsi untuk memperkuat getaran yang tercipta. Supaya terjadi getaran dengan frekuensi 400.000 Hz, perlu diciptakan kondisi asimetri pada medan magnet. Pelat logam (bisa terbuat dari bahan logam aluminium atau tembaga) yang sudah diberi tegangan ini diletakkan secara terpisah (isolated) dari sistem solenoida supaya tercipta kondisi asimetri.

Selama beberapa mikrodetik sebelum magnet mulai berosilasi ke arah yang berlawanan, listrik yang ada di pelat logam harus dihilangkan. Tantangan utama yang masih harus diatasi adalah teknik untuk mengarahkan getaran-getaran yang terbentuk pada kondisi unsteady ini supaya semuanya bergerak pada satu arah yang sama. Untuk itu kita membutuhkan alat
semacam saklar (solid-state switch) yang bisa menyalakan dan mematikan listrik 400.000 kali per detik (yaitu sesuai dengan frekuensi getaran). Solid-state switch ini pada dasarnya bertugas untuk mengambil energi dari keadaan tunak dan mengubahnya menjadi pulsa listrik kecepatan tinggi (dan mengandung energi tinggi) sampai 400.000 kali per detiknya.
Energi yang digunakan untuk sistem elektromagnetik ini berasal dari reaktor nuklir (300 kW) milik NASA. Reaktor ini menghasilkan energi panas melalui reaksi fisi nuklir. Reaksi fisi nuklir ini melibatkan proses pembelahan atom yang disertai radiasi sinar gamma dan pelepasan kalor (energi panas) dalam jumlah sangat besar. Reaktor nuklir yang menggunakan ¾ kg uranium (U-235) bisa menghasilkan kalor yang jumlahnya sama dengan kalor yang dihasilkan oleh pembakaran 1 juta galon bensin (3,8 juta liter). Energi panas yang dihasilkan
reaktor nuklir ini kemudian dikonversi menjadi energi listrik yang bisa digunakan untuk sistem electromagnetic propulsion ini. Ketika digunakan dalam pesawat luar angkasa, ¾ kg uranium sama sekali tidak memakan tempat karena hanya membutuhkan ruangan sebesar bola baseball. Dengan massa dan kebutuhan ruang yang jauh lebih kecil dibandingkan mesin roket yang biasanya digunakan untuk mengirim pesawat ke luar angkasa, pesawat yang menggunakan sistem elektromagnetik ini dapat mencapai kecepatan maksimal yang jauh lebih tinggi
sehingga bisa mencapai lokasi yang lebih jauh pula.

Menurut Goodwin pesawat dengan teknologi elektromagnetik ini dapat mencapai titik heliopause yang merupakan tempat pertemuan angin yang berasal dari matahari (solar wind) dengan angin yang berasal dari bintang di luar sistem tatasurya kita (interstellar solar wind). Heliopause terletak pada jarak sekitar 200 AU (Astronomical Unit) dari matahari. 1 AU merupakan jarak rata-rata bumi dari matahari yaitu sekitar 1,5.108 km. Planet terjauh dalam sistem tatasurya kita saja hanya berjarak 39,53 AU dari matahari. Semua pesawat luar angkasa yang menggunakan propellant tidak bisa mencapai jarak sejauh itu!

Tentu saja pesawat yang dipersenjatai elektromagnetik yang dahsyat ini masih sangat jauh dari sistem ideal yang kita inginkan. Karena walaupun pesawatnya bisa mencapai kecepatan sangat tinggi, kecepatan itu masih sangat kecil dibandingkan kecepatan cahaya (300.000 km per detik). Kecepatan maksimum yang bisa dicapai sistem ini masih di bawah 1% kecepatan cahaya. Padahal bintang yang terdekat dengan sistem tatasurya kita berada pada jarak lebih dari 4 tahun cahaya (1 tahun cahaya = 300.000 km/detik x 60 detik/menit x 60 menit/jam x 24 jam/hari x 365 hari/tahun = 9,4608.1012 km). Perjalanan terjauh yang pernah ditempuh manusia adalah 400.000 km (yaitu perjalanan ke bulan).

Jika kita ingin mengirim pesawat tanpa awak pun kita masih membutuhkan ratusan tahun sebelum pesawat tersebut bisa mencapai bintang terdekat. Itu pun karena pesawatnya menggunakan teknologi elektromagnetik! Dengan pesawat yang menggunakan propellant bahan kimia kita baru bisa mencapai bintang terdekat dalam waktu puluhan ribu tahun. Jika kita ingin mencapai bintang terdekat dalam waktu lebih cepat seperti dalam film Star Trek kita membutuhkan teknologi yang bisa melampaui kecepatan cahaya. Selama teknologi itu masih
belum bisa dikembangkan, kita bisa memanfaatkan dulu teknologielektromagnetik yang ternyata memberikan alternatif yang cukup menjanjikan walaupun belum bisa mewujudkan impian kita untuk menjelajahi jagad raya.


Perspektif Al Qur’an & Ilmuwan, adakah jagat lain???

Sesungguhnya semua yang terjadi di kehidupan ini, sudah tertera di Al qur’an
Allah berfirman, ‘Maka bagi Allah-lah segala puji, Tuhan langit dan Tuhan bumi, Tuhan semesta alam. Dan bagi-Nya lah keagungan di langit dan di bumi, Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.’ (al-Jatsiyah: 36-37)

Para ahli tafsir memiliki banyak pendapat tentang kata ‘alamin yang menunjukkan luasnya pemahaman mereka. Jagat kita (universe) yang kita lihat sangat luas itu merupakan tingkatan yang jarak setengah diameternya adalah 30 miliar perjalanan cahaya. Dengan arti bahwa seandainya kita memulai perjalanan dari titik terjauh yang satu dengan kecepatan 300 ribu km/detik, dan itu adalah kecepatan kosmik terbesar, maka kita membutuhkan 30 milyar tahun untuk sampai ke titik terjauh di sisi lain dari alam semesta ini.

Para ahli astrofisika bertanya-tanya, adakah dunia selain dunia yang kita lihat ini, dan bagaimana dimensi-dimensinya jika ia ada. Kita memang tidak melihatnya, tetapi barangkali ia ada karena kita tidak melihat setiap yang ada. Allah berfirman, ‘Maka Aku bersumpah dengan apa yang kamu lihat. Dan dengan apa yang tidak kamu lihat. Sesungguhnya al-Qur’an itu adalah benar-benar wahyu (Allah yang diturunkan kepada) Rasul yang mulia.’ (al-Haqqah: 38-40)

Para ahli astrofisika menyatakan bahwa dunia kita barangkali hanya seperti balon yang mengapung di angkasa yang sempurna dimensi-dimensinya.

Apa kata ahli tafsir?

Al-Qurthubi: Para ahli takwil berbeda pendapat mengenai kata ‘alamin. Menurut Qatadah, kata ‘alamin adalah jamak dari kata ‘alam, yaitu setiap maujud selain Allah. Kata ini tidak memiliki arti tunggal, sama seperti kata rahthun (kelompok) dan qaum (golongan). Husain bin Fadhal mengatakan penghuni setiap zaman itu disebut ‘alam. Dan lain-lain.

Wahb bin Munabbih berkata, ‘Sesungguhnya Allah memiliki delapan belas ribu jagat, dan dunia hanyalah satu jagat dari sekian banyak jagat tersebut.’

Abu Sa‘id al-Khudri berkata, ‘Sesungguhnya Allah memiliki empat puluh ribu jagat, dan dunia dari timur hingga barat adalah satu jagat.’

Muqatil berkata, ‘Jumlah jagat adalah delapan puluh ribu. Empat puluh ribu jagat di antaranya ada di dalam air, dan empat puluh ribu di antaranya ada di darat.’

Menurut al-Qurthubi, pendapat yang pertama adalah yang paling mendekati kebenaran, karena ia mencakup setiap makhluk dan eksisten. Dalilnya adalah firman Allah, ‘Firaun bertanya, ‘Siapa Tuhan semesta jagat itu?’ Musa menjawab, ‘Tuhan Pencipta langit dan bumi dan apa-apa yang di antara keduanya.’’ (asy-Syu’ara: 23-24) Kata ‘alamin di dalam al-Qur’an sebanyak 60 kali, dan salah satunya mengisyaratkan langit dan bumi.

Di kalangan para ilmuwan hari ini muncul banyak pertanyaan yang membingungkan seputar keberadaan jagat lain di tengah ciptaan yang mahabesar ini. Inti pertanyaan tersebut adalah: apakah ada jagat-alam lain dengan hukum yang berbeda dari hukum yang mengatur jagat kita, dimana cahanya melesat lebih cepat, dan dimana daya gravitasi lebih kuat daripada yang kita kenal?

Banyak ilmuwan meyakini keberadaan jagat lain selain jagat kita. Di antara mereka adalah Max Tugmart, John G. Cramer, Susan Wealze and David Hoytawes. Salah satu model yang diprediksi keberadaannya oleh para ilmuwan adalah kembaran galaksi kita, yang jaraknya dari kita adalah 1028 meter dari kita.
Max Tugmart berpandangan bahwa jagat paralel (parallel universe) bukan sekedar fiksi ilmiah. Bahkan, dunia lain itu tidak lain adalah implementasi langsung dari kajian-kajian kosmologi.

Malkuth antara al-Qur’an dan Sain:

Sangat mengherankan bahwa kata malakut yang disebut beberapa kali di dalam al-Qur’an itu digunakan para ilmuan. Mari kita cermati apa yang ditulus John G. Cramer,

‘Gene Wolf menduga bahwa yang disebut dunia ini bukan merupakan satu-satunya jagat, melainkan seperti satu dunia di luar perjalanan waktu. Kita akan membutuhkan kata lain, dan saya mengusulkan kata malkut yang dalam bahasa Kabalist yang berarti jagat. Tetapi, menurutku kata tersebut bukan kata baru, dan sepertinya kasar.’

Seandainya Gene Wolf tahu bahwa kata malkut atau malakut itu adalah kata asli Arab dan disebut di dalam al-Qur’an al-Karim, maka ia pasti tidak menyebutnya ‘kasar’. Allah berfirman, ‘Dan apakah mereka tidak memperhatikan kerajaan (malakut) langit dan bumi dan segala sesuatu yang diciptakan Allah, dan kemungkinan telah dekatnya kebinasaan mereka? Maka kepada berita manakah lagi mereka akan beriman selain kepada Al Qur’an itu?’ (al-A’raf: 185)

Suzanne Willis menyebutkan bahwa jagat-jagat yang paralel itu dimungkinkan terpisah sesuai teori-teori yang terpisah dengan dua jalan. Jalan pertama pada fase huge inflation of the universe (pemekaran besar dunia), dimana satu bagiannya yang kecil berkembang menjadi besar, dan sesudah itu jadilah dunia yang kita kenal saat ini. Dan dimungkinkan bagian-bagian yang lain menempuh jalan yang sama, berkembang, dan membentuk dunia-dunia lain. Sedangkan jalan kedua dan sesuai teori kuantum, dunia-dunia paralel itu berjalinan akibat Quantum Event.

Max Tugmark meneliti teori-teori fisika yang berkaitan dengan jagat-jagat paralel, yang tersusun dalam empat tingkatan jagat, yang memukinkan adanya variasi yang berkelanjutan.

Tingkatan pertama adalah jagat-jagat raya yang tidak diatur dengan fisika dan konstanitas fisika jagat kita, tetapi bisa jadi perkembangan Artikelnya berbeda.

Tingkatan kedua adalah jagat-jagat yang konstanitas-kontanitas fisikanya dan dimensi-dimensi ruang dan waktunya berbeda dari yang ada di jagat kita.

Tingkatan ketiga, setiap kuantum dimungkinkan memunculkan banyak salinan.

Tingkatan keempat memiliki hukum-hukum fisika yang berbeda.

Sumber :
http://blogs.muxlim.com/


Jangan biarkan mereka menunggu lebih lama….

” Sesungguhnya seorang da’i, dengan semata-mata menerima hidayah Allah dan lalu bergabung dalam barisan da’wah, telah memilih kepenatan dan menceraikan leha-leha, santai, serta main-main” (Muhammad Ahmad Ar-Rasyid).

Sebuah ironi, saat melihat ( baca:anak jalanan), bernyanyi dari pintu ke pintu angkot, tak kenal panas dan hujan. Bukankah seharusnya mereka saat itu duduk tenang dalam kelas atau bermain dengan ceria layaknya anak-anak sebaya mereka. Sementara hampir di seluruh mall besar yang ada di Jakarta dan Bandung tempat parkir yang bertingkat itu masih bisa dipenuhi mobil-mobil mewah. Anehnya lagi barang-barang yang dijual begitu mahalnya, bisa sampai jutaan untuk sebuah tas, food court-nya pun dipenuhi pengunjung, padahal harganya relatif tidak murah. Inikah wajah Indonesia??

Lalu apakah yang ada di fikiran kita bila melihat data berikut?
· Skor IPA dan Matematika Indonesia (2 SMP) berada pada urutan 34 dan 32 di antara 38 negara ( Hasil studi The Third International Mathematics and Science Study 1999)
· Lebih dari sejuta pemuda terkena narkoba (Prof.Dadang H, 1998)
· Indeks Pengembangan Manusia (Human Development Index) yaitu komposisi peringkat pencapaian pendidikan, kesehatan, dan penghasilan per kepala, di antara 174 negara di dunia, Indonesia menempati urutan ke 112 pada tahun 2002
· Data yang dilaporkan The World Economic Forum, Swedia (2000), Indonesia memiliki daya saing rendah, yaitu urutan ke 37 dari 57 negara
· Anggaran pendidikan tahun 2002 hanya 10 triliun, sementara untuk penghapusan hutang 30 triliun
· Indonesia terpuruk sebagai negeri yang terkorup ke enam di dunia dari 133 negara yang disurvey oleh International Transparency berdasarkan Indeks Persepsi Korupsi ( dengan nilai indeks 1,9) jauh di bawah Malaysia (5,2). Bandingkan dengan negeri yang mayoritas penduduknya non muslim yang relatif bersih seperti Firlandia, Denmark, Singapura, Belanda, yang semuanya dengan indeks di atas 8,8!
· Berdasarkan penelitian Yayasan Kita dan Buah Hati, 80 persen anak usia 9-12 tahun di kawasan Jabodetabek sudah pernah mengakses materi pornografi melalui internet, dan berdasarkan data BKKBN pada enam kota di Jawa Barat tahun 2002 sebanyak 39,65 persen remaja usia 15-24 tahun sudah pernah berhubungan seks sebelum menikah.

Itulah cermin buruk kondisi negara kita, mungkin tidak hanya itu. Masalah sampah yang tidak ada habisnya (mirisnya lagi gunung sampah itu sempat berada di depan institut terbaik se-Indonesia), pengrusakan hutan, pemukiman kumuh, pro-kontra RUU anti pornografi dan pornoaksi ( bagaimana bisa sebagian kalangan menganggap itu menghalangi kebebasan berekspresi?), koruptor yang tidak terjerat hukum, pelecehan seksual yang bahkan dilakukan oleh anak di bawah umur, berbagai perbuatan kriminal yang selalu terjadi setiap hari (terbukti tayangan kriminal di TV tidak pernah kehabisan berita setiap harinya), konflik antar kampung, gizi buruk, dan sederet masalah lain yang menambah panjang daftar di atas. Pernahkah terfikir apa yang tersisa dari negara ini untuk anak cucu kita nanti?

Selain itu bencana di berbagai daerah (entah apa rahasia Allah di balik itu semua); Aceh yang belum sepenuhnya pulih pasca tsunami, gempa Yogya dan Jawa Tengah, lumpur panas di Surabaya (berdasarkan data di posko pengungsian Pasar Baru Porong, Sidoarjo, hingga 9 Juli tercatat jumlah pengungsi telah melewati 7.500 jiwa, dan sebagian besar terkena penyakit ISPA), tsunami di Pangandaran ( masih Jawa Barat, terhitung dekat dengan kita), dll menuntut kepedulian bangsa ini jika masih mempunyai hati untuk peduli atas nasib saudaranya..

”Barang siapa tidak peduli terhadap urusan kaum muslimin maka ia tidak termasuk golongan mereka” (HR. Ath-Thabrani)

Lalu dimana posisi kita? yang notabene mengakui dirinya sebagai da’i, tentu kita bukan sekedar mencari masalah atau mempermasalahkan keadaan, tapi apa yang dapat kita lakukan saat da’wah dihadapkan pada kenyataan seperti itu? Kenyataan bahwa bangsa kita yang mayoritas umat Islam memiliki segudang masalah..bahkan semakin parah menjelang usia kemerdekaannya yang ke- 62 tahun, bulan Agustus ini

Bila menengok sejarah masa lampau sesungguhnya keterbelakangan dan keterpurukan bukanlah sifat umat Islam. Dahulu, umat ini menempati posisi terdepan di dunia hampir sepanjang sepuluh abad, lalu kini? Al Ghazali mengungkapkan bahwa kemunduran dan keterpurukan umat Islam antara lain disebabkan pemahaman yang salah terhadap Islam, bodohnya kaum muslimin terhadap dunia, dan kerusakan politik. Mungkin inilah yang perlu kita benahi..

”Sesungguhnya pembangunan umat, penempaan bangsa-bangsa, mewujudkan cita-cita, dan membela prinsip, itu semua menuntut adanya kekuatan jiwa yang besar dari umat yang sedang memperjuangkannya, atau paling tidak dari kelompok yang menyerukan hal itu. Kekuatan jiwa itu mewujud dalam bentuk: motivasi yang kuat yang tidak terjangkiti keloyoan; kesetiaan yang tangguh yang tidak dihinggapi kepura-puraan dan pengkhianatan; pengorbanan agung yang tidak terganjal oleh ketamakan dan kekikiran; memahami, meyakini, dan menghormati prinsip yang memeliharanya dari kesalahan, penyimpangan, tawar menawar, dan keterpedayaan” (Hasan Al- Banna).

Sekarang tinggal tentukan mimpi kita akan kebangkitan umat ini, melalui medan yang mana kita akan berjuang?? Karena perjuangan tidak berhenti di kampus, saudaraku. Setelah menjadi Aktivis Da’wah Kampus kita akan menjadi Aktivis Da’wah Kantor, Kampung, Keluarga, dll. Umat menunggu kita. Mereka menunggu amal nyata dari kita, tidak sekedar medan kata-kata. Jangan sampai kita tertinggal oleh pergerakan zionis dan kompetitor-kompetitor yang memusuhi islam.

Jadi dua kata untuk menjawab tantangan da’wah ke depan: KOMPETENSI dan KONTRIBUSI. Di manapun kita berada setelah keluar dari kampus ini, baik sektor publik, privat, maupun third sector (Non Government Organization), mari azzamkan bahwa kita akan tetap berada di jalan ini, jalan yang menghantarkan kita pada kemuliaan, dan melakukan apapun yang bisa kita perjuangkan untuk perbaikan umat ini agar ilmu tidak hanya berakhir pada selembar transkrip nilai, ijazah, atau kebanggaan saat wisuda apalagi berlindung di balik nama besar.
”Jika seandainya ahli ilmu menjaga ilmunya dan mengamalkannya sesuai dengan keahliannya, maka ia akan menguasai orang-orang pada zamannya” ( HR. Ibnu Majah).

Sekedar autokritik, Ada di mana kita, sedang apa kita ketika semua bencana terjadi?? Jangan-jangan saat itu kita sedang bersantai, sedang lalai, sibuk dengan diri sendiri, bahkan lupa untuk sekedar mendoakan. Padahal kita adalah Da’i..!!!

BERGERAKLAH KARENA DIAM ITU MATI!!!!!

Sumber : cerita dakwah kampus


VIRUS MENTAL….

v1Kalau kita berbicara virus komputer tentu kita sudah tidak asing lagi dan mungkin manusia sudah semakin cerdas untuk dapat menundukan teknologi yang diciptakannya sendiri.Yang jelas virus-virus mental akan tetap ada melekat dalam diri manusia,dalam sikap-sikap,pikiran dan perasaanya.

Sedikitnya ada 6 jenis virus atau penyakit mental yang mungkin di-idap oleh manusia-manusia yang hidupnya sulit berkembang jadi baik.Mereka ini secara fisik mungkin normal tetapi jiwa mereka ini sangat rapuh dalam mengahadapi kenyataan hidup.Tingkat IQ mereka boleh jadi normal atau bahkan tinggi,tetapi kecerdasan emosional mereka (Emotional Intellegence) sangat rendah.

Virus-virus itu antara lain:

Virus Pertama, rasa takut dan cemas yang berlebihan
selalu dibayang-bayangi oleh kemungkinan mendapat kesulitan dan
dikejar-kejar rasa kuatir yang tak beralasan adalah ciri orang yang
terjangkit virus mental ini.Dalam bentuknya yang parah disebut sebagai
paranoid.Segala sesuatu dianggap ancaman,mencemaskan,dan menakutkan.

Virus kedua, rasa gelisah dan mudah panik.
Teriakan histeris,mudah terkejut dan bertindak ceroboh adalah cirinya.Dalam
banyak tindakan dan keputusan yang diambil karena terburu-buru dan tanpa
pertimbangan yang matang,kebanyakn berakhir dengan penyesalan.

Virus ketiga, Iri hati terhadap keberhasilan orang lain.
Dalam bahasa anak muda perkotaan virus ini disindir dengan ungkapan “sirik
tanda tak mampu”.Mereka yang terjangkit virus ini selalu merasa, mereka
bisa”lebih”dibandingkan dengan orang lain (lebih pintar, lebih baik, lebih
bermoral, dan lebih-lebih lainnya).Dan karena itu mereka iri melihat orang
lain, yang serba “kurang” dimata mereka, meraih keberhasilan tertentu.

Virus keempat, suka menggerutu dan bersungut-sungut.
Cuaca yang selalu buruk, pembantu malas, tetangga yang usil, jalanan yang
macet, harga barang yang naik adalah sekedar contoh bagaimana mereka yangv
terjangkit virus ini “menemukan” alasan pembenar untuk keluh kesah yang
tiada henti.Dalam segala hal yang positif mereka melihat yang negatif.

Virus kelima, pendendam dan berhati sempit.
Virus ini membuat orang “menghayati” pepatah seperti “gajah di pelupuk mata
tak tampak”.Kesalahan orang lain disimpan baik-baik,sementara kebaikan orang
lain dianggap sudah seharusnya.Akibatnya, semakin hari orang lain semakin
banyak salahnya dan semakin tak terma’afkan.

Virus keenam, mudah marah.
Virus itu membuat orang merasa, jalan paling efektif (bahkan satu-satunya)
untuk mengatasi kepenatan hatinya adalah marah.Merasa tak diperhatikan,
marah.Merasa disepelekan , marah.Merasa gagal atau atau tak mampu
mengerjakan sesuatu, marah.Pendek kata reaksi terhadap setiap
ketidaknyamanan yang dirasakannya adalah marah, marah dan marah.Mereka juga
sering menyesalkan emosi mereka yang tidak stabil.

Virus-virus mental ini berbahaya sekali karena satu sama lainnya dapat
berkembang biak dan bercokol dalam diri satu orang yang sama.Dan bila
demikian,maka semakin malanglah nasibnya. Mereka akan sulit membina hubungan
baik dengan siapapun teman-teman mereka.Kalaupun ada,sangat terbatas.Potensi
dan bakat mereka tak mampu di aktualisasikan ke dunia luar. Prestasi mereka
tidak menonjol.

Obat yang paling ampuh untuk membasmi virus-virus mental ini , bagi orang
beriman adalah IMAN YANG SEJATI
. Iman sejati ini sedikitnya terwujud dalam
tiga bentuk kepercayaan:

Pertama, adanya kepercayaan Tuhan berdaulat dalam setiap bidang kehidupan
manusia
. Ia adalah penguasa langit dan bumi. Ia berkuasa menjagai manusia
dalam segala situasi yang bagaimanapun buruknya.Ia dapat melindungi kita
dari segala mara bahaya.Berbagai kesulitan dan persoalan hanyalah ujian yang
dipergunakan-NYA untuk memurnikan iman dan membuat manusia “naik kelas”
menjadi orang yang lebih percaya,lebih teguh mengandalkan Tuhan.

Kedua, adanya kepercayaan Tuhan menyertai manusia
. Ia selalu hadir dalam
setiap persoalan yang dihadapi. Ia tidak pernah meninggalkan manusia
sendirian.Ia mengasihi dan menerima manusia sebagaimana adanya (bukan
sebagaimana seharusnya).

Ketiga, adanya kepercayaan Tuhan punya rencana dalam hidup manusia yang
selalu berujung pada kebaikan
. Tak peduli berapa besar percobaan dan
penderitaan yang harus dihadapi. Ia punya maksud yang baik jika mengizinkan
semua itu terjadi.

Dengan ketiga kepercayaan tersebut, virus-virus mental tadi akan mampu
dikalahkan, dilumpuhkan, dan jadi tak berdaya sama sekali.Tetapi
bagaimanakah kita bisa memperoleh iman yang mujarab ini? Cara terbaik adalah
menyediakan lebih banyak waktu untuk membaca, mendengarkan dan merenungkan
kitab suci. Bukankah sabda-NYA itu pelita dan terang bagi manusia???

1 Comment more...

Sebuah Novel Penggugah Semangat….9 MATAHARI

Sarbda Nabi Muhammad SAW : “TINTA BAGI SEORANG PELAJAR LEBIH SUCI

NILAINYA DARI PADA DARAH SEORANG MARTIR”


” Tar, semua orang pasti tahu angka sepuluh adalah angka tertinggi. Tapi buat gue, sembilan itu adalah angka yang pas buat diri gue  melambangkan betapa bernilai dan berharganya sesuatu itu buat gue.Angka itu berada di atas rata2 tapi masih menyisakan satu ruang untuk terus mencapai kesempurnaan. Angka 9 akan terus memperbaiki diri  untuk mencapai angka 10.Itu yang terus membuatnya bergerak melakukan hal yang terbaik dari waktu ke waktu….Dari bentuknya buat gue angka 9 lebih menawan.

Kalau lu perhatiin, angka 8 itu membuat dua bulatan tertutup.Sementara angka 9,bagian atasnya membentuk sebuah lingkaran yang menurut gue itu adalah ruang pribadi bagi setiap orang. Seperti sebuah tempat untuk menyimpan keyakinan yang tidak akan terganggu. Sementara buntut bawahnya adalah ruang terbuka , tempat orang itu bisa terus mengasah dirinya untuk menerima wawasan dan pengetahuan baru serta akhirnya membuat dirinya terus - menerus termotivasi untuk bisa lebih baik lagi.Dan sembilan itu adalah nilai yang terus membawa impiannya dengan semangat matahari…” ( cuplikan dialog di novel 9 MATAHARI )

Nilai yang kita berikan pada diri kita, itu pula yang akan diberikan orang lain pada kita….


Itulah salah satu pelajaran yang bisa kita ambil dari hal 296 - 297 novel ini yang bagian dari dialognya tertulis diatas, tapi pada tiap bab dan percakapannya ,kita akan banyak sekali mengambil hikmah..

Sebagian besar orang pasti sependapat bahwa pendidikan adalah investasi jangka lama dan mahal harganya. Pendidikan bagai kebutuhan pokok, sama kedudukannya dengan sandang, papan, dan pangan bagi mereka yang mau maju. Bahkan merelakan berkurangnya kualitas  sandang, papan dan pangan itu demi kebutuhan pendidikan itu.

Kesempatan untuk melanjutkan pada pendidikan yang lebih tinggi, kuliah, pasti dinantikan oleh setiap orang. Namun tidak semua orang bisa mendapatkannya. Bagi sebagian orang kuliah masih dianggap sebagai barang yang mewah. Karenanya semangat belajar yang tak mampu lagi dibendung, menuntut untuk berpikir kreatif dalam keadaaan yang sempit. Apalagi biaya masuk kuliah merupakan biaya yang menguras kantong.Bagi keluarga yang memiliki persiapan dan perencanaan tentu bukan masalah.Lalu bagaimana dengan keluarga yang berpenghasilan pas2an ?

Matari Anas , seorang mahasiswi yang haus akan ilmu pengetahuan  dengan keadaan ekonomi keluarganya minim akankah sanggup untuk bertahan dan mewujudkan mimpinya untuk menjadi Sarjana? Adenita, pengarang buku 9 MATAHARI akan menceritakan balada seorang mahasiswi pendatang di Kota Kembang yang penuh perjuangan dalam mencari jati diri di kehidupan yang penuh dengan hedonistik… Penasaran?Baca Bukunya ya?? :) Insya Allah ini bisa menjadi cambuk bagi kita untuk terus semangat menuntut ilmu tanpa mengeluhkan tugas2 hehehe….:)

Walaupun bukan buku baru tapi saya baru membacanya…hehe…


Manfaat Minum Susu Untuk Menurunkan Resiko Kanker Payudara

Manfaat susu sudah tidak diragukan lagi. Hampir semua zat gizi yang terdapat dalam susu bermutu baik. Protein dan lemak susu memiliki sifat ketecernaan yang tinggi. Kandungan vitamin dan mineral susu juga relatif lengkap.

Susu dapat dikonsumsi dalam berbagai bentuk. Ada yang segar atau ada yang dalam bentuk terolah, seperti susu bubuk atau susu kental manis. Manusia juga mengonsumsi susu dari produk pangan yang mengandung susu, seperti keju, es krim, dan yogurt.

Namun, masih ada perbedaan pendapat tentang konsumsi susu ini. Ada kelompok yang menyatakan bahwa mengonsumsi susu setiap hari tidak baik bagi kesehatan, terutama penyakit vaskular seperti penyempitan pembuluh darah. Argumennya adalah, susu meningkatkan kadar kolesterol darah yang menjadi faktor risiko penyakit jantung. Kedua, adanya hubungan positif antara produksi susu rata-rata per kapita dengan kematian akibat penyakit jantung di sejumlah negara.

Kelompok lain mendukung peran susu pada penurunan risiko berbagai penyakit degeneratif, seperti penyakit jantung, hipertensi, dan kanker. Penelitian terbaru di Norwegia mendukung hal itu.

Hjartäker bersama koleganya dari Institute of Community Medicine, Universitas Tromso, Norwegia, melalui publikasinya pada International Journal of Cancer, membuktikan bahwa mengonsumi tiga gelas atau lebih susu setiap hari dapat menurunkan risiko terkena kanker payudara pada wanita pramenopause.

Melalui penelitian kohort the Norwegian Women and Cancer Study, mereka meneliti 48.844 wanita selama enam tahun dua bulan. Konsumsi susu diukur dengan mengirimkan formulir riwayat konsumsi pangan kepada responden. Selama kurun waktu tersebut, tim Hjartäker menemukan 317 kasus penderita kanker payudara.

Ternyata konsumsi susu sejak masa kanak-kanak berkaitan negatif dengan kejadian kanker payudara pada saat mereka berumur 34-39 tahun (pramenopause). Itu berarti bahwa mengonsumsi susu sejak masa kanak-kanak dapat menurunkan risiko terkena kanker payudara.

Konsumsi susu pada masa dewasa juga menurunkan risiko kanker payudara setelah dikoreksi menurut faktor hormonal, indeks massa tubuh, aktivitas fisik, dan konsumsi alkohol. Wanita yang tidak mengonsumsi susu menghadapi risiko terkena kanker payudara 2 kali lebih besar daripada wanita yang mengonsumsi susu 3 gelas atau lebih susu setiap hari.

Sumber
Kompas


Hubungan Antara Food Supplement dan Penyakit

Apa manfaat dan bagaimana cara kerja food supplement membantu mengatasi penyakit adalah pertanyaan yang sering muncul, mengingat selama ini hanya obat yang diangggap dapat menyembuhkan.

Penyakit yang dirasakan oleh seseorang itu biasanya sangat dipengaruhi oleh gaya hidup, status, nutrisi, pengaruh racun (toksin) lingkungan, dan kerusakan atau kerentanan yang sudah ada sebelumnya sebagai kelainan genetic. Misalnya, pada awal musim hujan banyak orang mengalami flu. Sebaliknya, mengapa ada orang yang tidak kena? Salah satu alasan yang paling umum diberikan adalah perbedaan pada system imunnya. Seseorang dengan fungsi imun yang kuat dapat terhindar dari infeksi.

Tetapi jawaban yang lebih tepat adalah bahwa terjadinya gangguan keseimbangan yang diakibatkan berbagai gejala yang tumpang tindih. Banyak penyebab di balik terinfeksinya seseorang, antara lain, karena kelelahan, gizi tidak baik, stress dan factor lain yang berujung pada penurunan fungsi imunitas. Dengan mengetahui manfaat food supplement untuk membantu tercapainya keseimbangan itu kembali, akan membantu untuk menjawab pertanyaan di awal bagian ini.

Joseph Pizzorno, ND menjelaskan bahwa relative mudah menghilangkan penyakit simptomatik, tetapi selama ketidakseimbangan atau gangguan dasarnya masih ada, maka akan muncul sindroma-sindroma lain yang kemudian harus dihilangkan pula. Banyak penyakit memiliki penyebab ganda, sebagai contoh, enfeksi yang mudah dikenali gejala dan pemicunya (bakteri atau virus). Walaupun pemicunya sudah hilang, misalnya dengan antibiotika yang menjadi dasar dari system terapi infeksi pada umumnya, selama system imunitas tubuh belum diperbaiki, kemungkinan besar infeksi lain akan terjadi. Di samping itu, efek samping penggunaan antibiotika dapat merusak keseimbangan flora usus.

Pendekatan baru pengobatan holistic mengacu pada usaha memperbaiki sistem dasar penunjang kesehatan tubuh agar berfungsi secara efektif, agar dapat memastikan kesehatan yang baik. Dengan cara tersebut kita mencegah penyakit sebelum terjadi.

sumber : buku Seluk Beluk Food Supplement, Gramedia 2004


Ledakan Sinar Gamma Terdeteksi, 12,2 Miliar Tahun Cahaya dari Bumi

Teleskop Fermi milik badan antariksa AS telah mendeteksi ledakan besar di antariksa, yang menurut para ilmuwan merupakan ledakan sinar Gamma terbesar yang pernah terdeteksi, sebuah laporan yang dipublikasikan Kamis dalam Science Express menyatakan.

Ledakan spektakuler itu, yang terjadi pada September di konstelasi Carina, menghasilkan energi yang berkisar 3.000 hingga lebih lima juta kali dari cahaya yang terlihat, kata para pakar astrofisika.

“Cahaya terlihat memiliki energi berkisar antara dua dan tiga elektron volt,” kata astrofisikawan Frenk Reddy dari badan antariksa AS, NASA, kepada AFP.

“Jika Anda memikirkannya dalam energi, sinar-X jauh lebih kuat karena mampu menembus materi. Karena itu, mengapa kita dapat melihatnya dari jarak yang jauh sekali,” ujar Reddy.

Sebuah tim yang dipimpin Jochen Greiner dari Institut Max Planck bagi Fisika Ekstraterestial di Jerman memastikan ledakan besar sinar-Gamma itu terjadi 12,2 miliar tahun cahaya jauhnya.

Jarak dari Bumi ke Matahari delapan menit cahaya atau sekitar 144 juta kilometer, dan ke Pluto 12 jam cahaya.

Lebih kuat ketimbang supernova

Dengan memperhitungkan sangat jauhnya jarak ledakan dari Bumi, para ilmuwan berkesimpulan bahwa ledakan tersebut lebih kuat ketimbang 9.000 supernova, yakni ledakan kuat yang terjadi pada akhir masa kehidupan sebuah bintang.

Dan gas yang menyembur memancarkan sinar Gamma yang bergerak dengan kecepatan hampir menyamai cahaya.

“Daya ledakan kuat ini dan kecepatannya merupakan yang paling ekstrim hingga sejauh ini,” kata sebuah pernyataan yang dikeluarkan Departemen Energi (DoE) AS.

Ledakan sinar Gamma merupakan ledakan paling terang di jagad raya, yang menurut para astronom berlangsung ketika bintang-bintang besar kehabisan bahan bakar nuklirnya dan kemudian runtuh.

Ledakan yang berlangsung lama, yakni lebih dari dua detik, terjadi pada bintang besar yang mengalami keruntuhan, sedangkan ledakan yang lebih singkat, yaitu kurang dari dua detik, terjadi pada bintang yang lebih kecil.

Dalam ledakan-ledakan singkat sinar Gamma, bintang-bintang hanya meledak dan membentuk supernova, namun pada ledakan yang lama, sebagian besar bintang intinya runtuh dan membentuk lubang hitam.

Mempelajari berbagai ledakan sinar Gamma akan memungkinkan para ilmuwan “mengambil contoh sebuah bintang pada kejauhan, tempat kita bahkan tak bisa melihat berbagai galaksi dengan jelas,” kata Reddy.

Para astrofisikawan memperkirakan terdapat ratusan miliar galaksi di jagad raya ini. Teleskop antariksa sinar Gamma Fermi dikembangkan oleh NASA, berkolaborasi dengan DoE dan para mitra, termasuk berbagai lembaga akademis di Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Swedia dan AS. (*)

Sumber : Antara (23 Februari 2009)


  • JamQ

  • Google Search

  • Face Book

  • Komentar2


    ShoutMix chat widget
  • Kalender

    May 2012
    M T W T F S S
    « Sep    
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
  • Who's Online

  • Copyright © 1996-2010 Ashfia's Blog. All rights reserved.
    iDream theme by Templates Next | Powered by WordPress